Advisory

June 10, 2026

Deskripsi

1

 

     
 

CVE-2026-50751 adalah vulnerability authentication bypass yang dieksploitasi aktif terhadap Check Point Remote Access VPN dan Mobile Access yang memakai deprecated IKEv1, dan telah dikaitkan dengan aktivitas affiliate Qilin ransomware. Check Point mengungkap eksploitasi aktif ini pada 8 Juni 2026, dengan indikasi serangan mulai 7 Mei 2026; CISA lalu memasukkannya ke KEV dan memerintahkan patching cepat untuk instansi federal AS. Severity: High (blog.checkpoint.com)

 
     

 

Metode Serangan

2

 

     
 

attacker remote tanpa autentikasi mengeksploitasi logic flaw pada certificate validation di alur IKEv1 untuk melewati user authentication dan membangun sesi remote access VPN tanpa password yang valid; setelah itu attacker dapat melanjutkan post-compromise activity untuk akses internal atau eskalasi lanjutan. (blog.checkpoint.com)

 
     

 

Sistem Terdampak

3

 

     
 

Check Point Mobile Access / SSL VPN, Remote Access VPN, dan Spark Firewall yang dikonfigurasi menggunakan deprecated IKEv1 key exchange; branch yang disebut terdampak mencakup R80.20.X (EOS), R80.40 (EOS), R81 (EOS), R81.10 (EOS), R81.10.X, R81.20, R82, R82.00.X, dan R82.10. (blog.checkpoint.com)

 
     

 

Mitigasi

4

 

     
 
  1. Segera update seluruh affected Security Gateways dengan hotfix/security update resmi dari Check Point. (blog.checkpoint.com)
  2. Nonaktifkan penggunaan legacy Remote Access client dan ubah Remote Access VPN Authentication ke IKEv2 only bila patch belum bisa diterapkan segera. (bleepingcomputer.com)
  3. Aktifkan IPS dan unduh signature terbaru, serta set Machine Certificate Authentication sebagai mandatory untuk menurunkan exposure. (bleepingcomputer.com)
 
     

 

Referensi: ?

1. https://www.bleepingcomputer.com/news/security/cisa-orders-feds-to-patch-check-point-flaw-exploited-by-ransomware-gangs/ (bleepingcomputer.com)

Categories


Categories



Recent posts