NDJSON Injection pada Wazuh Manager yang menargetkan integritas alert, log, dan data OpenSearch
June 17, 2026
Deskripsi
1
| |
|
|
| |
Kerentanan kritis pada Wazuh Manager memungkinkan agent jahat atau agent yang telah terdaftar menyisipkan operasi OpenSearch _bulk arbitrer untuk memanipulasi alert, menghapus bukti forensik, dan merusak data SIEM. Advisory resmi dilacak sebagai GHSA-ff9g-85jq-r3g3, dipublikasikan pada 8 Juni 2026, dan tidak mencantumkan CVE publik; artikel referensi dipublikasikan pada 15 Juni 2026. Severity: High. (github.com)
|
|
| |
|
|
Metode Serangan
2
| |
|
|
| |
Penyerang memanfaatkan NDJSON injection pada field DataValue.index di subsystem inventory_sync, lalu menyelundupkan operasi index/delete/update tambahan ke request OpenSearch _bulk. Dalam skenario default, pelaku dapat mendaftarkan agent anonim melalui wazuh-authd di TCP/1515 dan mengirim payload lewat kanal remoted AES di TCP/1514 agar operasi berbahaya dieksekusi dengan kredensial indexer Wazuh yang berprivilege tinggi. (github.com)
|
|
| |
|
|
Sistem Terdampak
3
| |
|
|
| |
wazuh-manager versi 5.0.0-beta1 dan build 5.x beta lain yang masih memakai kode inventory_sync/indexer_connector yang belum diperbaiki; versi patch tersedia di 5.0.0-beta3. Cabang 4.x dinyatakan tidak terdampak. (github.com)
|
|
| |
|
|
Mitigasi
4
| |
|
|
| |
- Segera upgrade Wazuh ke 5.0.0-beta3 atau versi yang lebih baru yang telah memuat perbaikan. (github.com)
- Nonaktifkan anonymous agent enrollment pada wazuh-authd dan terapkan autentikasi serta verifikasi host yang ketat. (github.com)
- Ganti kredensial/role indexer dari admin/all_access ke role minimum yang diperlukan agar dampak eksploit berkurang. (github.com)
- Review log Wazuh dan OpenSearch untuk indikasi delete, update, atau modifikasi index yang tidak sah. (cybersecuritynews.com)
|
|
| |
|
|
Referensi: ?
1. https://cybersecuritynews.com/wazuh-vulnerability/
2. https://github.com/wazuh/wazuh/security/advisories/GHSA-ff9g-85jq-r3g3 (cybersecuritynews.com)