Serangan Phishing LinkedIn: Ancaman yang Meningkat untuk Keamanan Korporat
November 11, 2025
Deskripsi
1
| |
|
|
| |
Pada 10 November 2025, dilaporkan adanya ancaman cybersecurity baru di mana attacker semakin sering menggunakan LinkedIn untuk serangan phishing. Serangan spear-phishing yang canggih ini terutama menyasar eksekutif perusahaan di bidang layanan keuangan dan teknologi.
|
|
| |
|
|
Metode Serangan
2
| |
|
|
| |
Attacker menggunakan LinkedIn Direct Messages (DMs) untuk melewati alat keamanan email tradisional. Mereka memakai teknik obfuscation, anti-analysis, dan detection evasion untuk menghindari kontrol anti-phishing. Para attacker juga membajak akun LinkedIn yang sah untuk meluncurkan kampanye mereka, sehingga terlihat lebih kredibel.
|
|
| |
|
|
Sistem Terdampak
3
| |
|
|
| |
Ancaman ini berdampak pada semua pengguna LinkedIn, tanpa memandang sistem operasi atau perangkat yang digunakan. Namun, risiko terbesar ada pada perangkat korporat dan akun bisnis di platform seperti Microsoft Entra dan Google Workspace.
|
|
| |
|
|
Mitigasi
4
| |
|
|
| |
Organisasi sebaiknya mengedukasi karyawan tentang ancaman ini dan mendorong mereka untuk lebih waspada saat berinteraksi di LinkedIn. Mengaktifkan Multi-Factor Authentication (MFA) di semua akun media sosial juga bisa membantu. Tim cybersecurity sebaiknya mempertimbangkan solusi yang bisa mendeteksi dan memblokir phishing di semua aplikasi dan jalur pengiriman, bukan hanya email. |
|
| |
|
|
Referensi: