Kerentanan Microsoft Authenticator Memungkinkan Aplikasi Android Berbahaya Mencuri Token Akun Tanpa Izin (CVE-2026-80097)
October 26, 2026
Deskripsi
1
| |
|
|
| |
Dipublikasikan pada 26 Oktober 2026, CVE-2026-80097 merupakan kerentanan pada Microsoft Authenticator untuk Android dengan tingkat severity Tinggi (CVSS 8.6). Kerentanan ini memungkinkan aplikasi berbahaya mencuri token akun korban tanpa memerlukan izin di Android.
|
|
| |
|
|
Metode Serangan
2
| |
|
|
| |
- Aplikasi berbahaya yang terpasang di HP korban memanggil Microsoft Authenticator dan berpura-pura menjadi aplikasi resmi (misalnya Microsoft Teams).
- Authenticator tertipu karena hanya melihat "nama" aplikasi yang diklaim, tanpa mengecek identitas asli dari aplikasi yang memanggilnya.
- Tanpa meminta password atau persetujuan klik dari korban, aplikasi berbahaya tersebut langsung diberikan "kunci digital" (token) oleh Authenticator.
- Berbekal kunci digital curian ini, peretas bisa bebas mengakses data kerja korban di layanan Microsoft.
|
|
| |
|
|
Sistem Terdampak
3
| |
|
|
| |
Perangkat Android dengan Microsoft Authenticator versi rentan (di bawah 6.2606.4246) yang sudah login menggunakan akun kerja.
|
|
| |
|
|
Mitigasi
4
| |
|
|
| |
- Perbarui Microsoft Authenticator melalui Google Play ke versi 6.2606.4246 atau yang lebih baru.
- Terapkan pembaruan aplikasi secara serentak melalui sistem manajemen perangkat (MDM/EMM) perusahaan.
- Batasi pemasangan aplikasi dari luar official store dan tinjau ulang aplikasi yang ada di HP.
|
|
| |
|
|
Referensi: